Kamis, Mei 22, 2008

Sehari sebelum KeNaiKan..mhmm...

Udah semingguan lebih nih gk nulis blog. Hehehe... lagi asyik sama Facebook baru. Ternyata, banyak banget aplikasi yang ada di Facebook..dan lucu-lucu. Lumayan, buat ngisi waktu di kantor kalo lagi senggang.

Sehari lagi nih..sebelum besok pengumuman pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Kemaren aku sempet ngantri kurang lebih..15menit an buat ngisi bahan bakar.. itung-itung ikut berpartisipasi dalam rangka "pemenuhan tanki sebelum harga naik". Padahal bahan bakar ku itu bukan termasuk yang perlu dikhawatirkan..karena harga nya bisa dibilang sudah mengikuti perkembangan harga minyak dunia. Jadi ya sudah sering mengalami kenaikan selama kurang lebih 3 tahun terakhir ini.

Bahan bakar pertamax dan pertamax plus memang sudah diketahui tidak menerima subsidi dari pemerintah karena image nya yang hanya digunakan oleh mobil-mobil mewah. Padahal mobil kelas biasa pun, jika ingin performa mobil nya menjadi lebih baik lagi, bisa dengan meningkatkan bahan bakarnya dari premium ke pertamax atau pertamax plus karena nilai oktan nya yang memang lebih tinggi. Tapi sepertinya masyarakat akan berpikir dua-tiga kali untuk melakukan nya karena harga pertamax dan pertamax plus yang sekarang mencapai kurang lebih dua kali harga premium.
Dengan tidak menerima subsidi dan memiliki harga yang mengikuti perkembangan minyak dunia, konsumen pertamax dan pertamax plus menjadi "terbiasa" dan "menerima" kenaikan harga yang terjadi. Dan sepertinya juga tidak ada pihak-pihak yang "bertikai" mengenai hal itu, karena sudah dianggap "bukan persoalan rakyat banyak". Terlanjur dipandang hanya "menyusahkan" sebagian masyarakat yang notabene golongan orang "kaya". Padahal..sesungguhnya..tidak semua orang yang menggunakan pertamax dan pertamax plus itu adalah termasuk golongan orang kaya... Sesungguhnya..sebuah ironi sedang terjadi di masyarakat kita..tapi sepertinya tidak ada yang perduli.

Masyarakat seperti sedang tertidur dengan harga premium, solar, dan minyak tanah yang selalu disubsidi..serta seolah-olah menutup mata terhadap kenaikan harga minyak dunia. Dan sekarang..sampai sehari sebelum kenaikan harga itu diumumkan..masyarakat juga masih belum mau terbangun...

Ironi itu akhirnya dialami oleh seluruh masyarakat. Akhirnya.

Tidak ada komentar: